Pengertian Humas Menurut Para Ahli, Tugas Pokok, dan Keterampilan yang Diperlukan

Komunikasi Praktis

Kode Etik Humas - Etika Profesi Public RelationsPengertian humas menurut para ahli cukup banyak. Secara bahasa, humas –singkatan dari hubungan masyarakat– adalah proses interaksi dengan publik. Dalam bahasa Inggris, humas disebut public relations atau biasa disingkat PR.

Dalam buku Pengantar Public Relations, perintis humas Rex F. Harlow membuat kesimpulan tentan pengertian humas setelah meneliti kurang lebih 472 definisi Humas. Menurutnya, humas adalah fungsi manajemen tertentu yang membantu membangun dan menjaga lini komunikasi, pemahaman bersama, penerimaan mutual dan kerja sama antara organisasi dan publiknya, melibatkan manajemen problem atau manajemen isu.

Humas juga membantu manajemen agar tetap responsif dan mendapat informasi terkini tentang opini publik.

Berdasarkan Webster’s New World Dictionary, humas adalah sebuah hubungan yang dibangun dengan tujuan untuk menghubungkan masyarakat dengan organisasi agar saling berkaitan dan menciptakan sebuah opini masyarakat atau membentuk suatu citra organisasi.

Pengertian Humas Menurut “Bapak Humas”

Perintis bidang humas yang diujuluki “Bapak Humas” (the father of public relations) Edward L. Bernays mengatakan, humas memiliki tiga pengertian:

  1. Memberi penerangan kepada masyarakat.
  2. Pembujukan langsung terhadap masyarakat guna mengubah sikap dan tindakan.
  3. Usaha-usaha mengintegrasikan sikap dan tindakan dari permasalahan dengan masyarakat dan dari masyarakat terhadap permasalahannya.

Pengertian Humas menurut Para Ahli

Berikut ini pengertian humas menurut para ahli.

  1. Humas merupakan fungsi manajemen yang menilai sikap publik, mengidentifikasi kebijakan dan tata cara seseorang atau organisasi demi kepentingan publik, serta merencanakan dan melakukan suatu program kegiatan untuk memperoleh pengertian, pemahaman, dan dukungan dari publiknya. (Scott M. Cutlip dan Allen H. Center).
  2. Humas membantu suatu organisasi dan publiknya untuk saling beradaptasi secara menguntungkan. Humas adalah usaha organisasi untuk memperoleh kerjasama dari sekelompok orang. Humas membantu organisasi berinteraksi secara efektif dan berkomunikasi dengan publik utama. (The Public Relations Society of America).
  3. Humas adalah proses yang berkelanjutan dari usaha-usaha manajemen untuk memperoleh itikad baik dan pengertian dari langganannya, pegawai, dan publik umumnya; ke dalam dengan mengadakan analisis dan perbaikan terhadap diri sendiri, keluar dengan mengadakan pernyataan-pernyataan. (J.C.Seidel).
  4. Humas adalah kelanjutan dari proses penetapan kebijaksanaan, penentuan pelayanan dan sikap yang disesuaikan dengan kepentingan orang-orang atau golongan agar orang atau lembaga itu memperoleh kepercayaan dan itikad baik dari mereka. Kedua, pelaksanaan kebijaksanaaan, pelayanan dan sikap adalah untuk menjamin adanya pengertian dan penghargaan yang sebaik-baiknya. (W. Emerson Reck).
  5. Humas adalah gabungan antara seni dan ilmu pengetahuan yang memperdiksi kecenderungan, memperkirakan konsekuensi, memberi saran kepada pimpinan organisasi, dan melaksanakan rencana kegiatan sebagaimana yang telah ditetapkan untuk melayani kepentingan publik dan organisasinya. (Public Relation World Conference).
  6. Humas adalah fungsi manajemen yang membangun dan mempertahankan hubungan yang baik dan bermanfaaat antara organisasi dengan publik yang memengaruhi kesuksesan dan kegagalan organisasi tersebut. (Cutlip, Center, dan Broom).
  7. Humas adalah suatu usaha berencana dan berkesinambungan untuk membina serta memelihara itikad baik ataupun pengertian bersama antara organisasi dengan masyarakatnya. (The British Institute of Public Relation).
  8. Humas adalah sesuatu yang terdiri dari semua bentuk komunikasi berencana baik ke dalam maupun ke luar antara organisasi dengan publiknya untuk mencapai tujuan khusus, yakni pengertian bersama. (Frank Jeffkins).
  9. Humas adalah sebuah sistem komunikasi untuk menciptakan niat baik. (Jeffkins & Daniel Yadin).

Demikian beberapa pengertian humas menurut para ahli.

pengertian humas

Keterampilan Humas

Tugas pokok dan fungsi humas sebagaimana pengertiannya di atas memerlukan keterampilan khusus. Pimpinan dan staf humas harus memiliki PR Skills yang memadai.

Keterampilan humas yang utama mencakup kemampuan komunikasi verbal dan tertulis yang luar biasa, membangun relasi (networking), manajemen krisis, serta berpikir kreatif dan strategis. PR profesional wajib menguasai penulisan press release, media sosial, public speaking, dan manajemen waktu untuk menjaga citra positif perusahaan.

Berikut adalah rincian keterampilan PR (Humas) yang wajib dikuasai:

  1. Komunikasi & Public Speaking: Kemampuan menyampaikan ide secara lisan dan tulisan yang jelas, persuasif, dan profesional kepada pemangku kepentingan.
  2. Menulis (Writing Skills): Keahlian menyusun siaran pers (press release), naskah pidato, materi promosi, dan konten media sosial yang menarik.
  3. Membangun Relasi (Networking & Diplomacy): Kemampuan menjalin hubungan baik dengan media, klien, investor, dan masyarakat.
  4. Manajemen Krisis: Keterampilan menangani situasi darurat dan memulihkan reputasi perusahaan saat terjadi masalah.
  5. Berpikir Kreatif & Strategis: Menciptakan ide inovatif untuk kampanye dan menganalisis situasi untuk merencanakan langkah jangka panjang.
  6. Manajemen Media Sosial & Digital: Memahami tren digital dan mengelola reputasi daring.
  7. Manajemen Waktu & Organisasi: Mengatur prioritas pekerjaan yang banyak dan menyelesaikan tugas sesuai deadline.
  8. Riset: Kemampuan mengumpulkan informasi untuk mendukung strategi humas.
  9. Interpersonal & Empati: Kecerdasan emosional untuk memahami perspektif publik dan bekerja dalam tim.

Keterampilan ini membantu praktisi humas dalam menjembatani komunikasi antara organisasi dan publik, serta memastikan citra perusahaan tetap positif. Tujuan utama humas adalah membangun citra positif lembaga di mata publik.

Buku Humas Online
Buku Humas Online

Referensi:

  • Jefkins, Frank. 1994. Public Relations Techniques. Butterworth Heinemann.
  • Jefkins, Frank. 1986. Planned Press and Public Relations. Edisi 2. Blackie.
  • Prof. Drs. H.A.W. Widjaja. 2008. Komunikasi dan Hubungan Masyarakat. Jakarta: PT.Bumi Aksara.
  • Ruslan, Rosady. 2005. Kampanye Public Relations. Jakarta: PT.Raja Grafindo Persada.
  • Davis, Anthony. 2005. Everything You Should Know About Public Relations. Jakarta: PT.Elex Media Komputindo.
  • Seidel. 1947. Stores. Jilid 33. National Retail Merchants Association, Inc.
  • Burlingame, Dwight. 1990. Library Development:A Future Imperative. Routledge.
  • Dozier, David M, dkk. 1995. Manager’s guide to excellence in public relations and communication management. Routledge.
  • Canfield, Bertrand. R. 1968. Public relations; principles, cases, and problems. R. D. Irwin.
  • Romli, Asep Syamsul M., Humas Online. Bandung: Lekkas.

Discover more from Komunikasi Praktis

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading