4 Komponen Website
Manajemen situs web mengacu pada serangkaian praktik dan teknik, mulai pembuatan, desain web, pengisian, hingga pemeliharaan.
Membuat website melibatkan pemilihan nama domain dan hosting. Pengisiannya berupa pembuatan konten.
Dengan demikian, ada empat komponen dalam manajemen website, yaitu domain, hosting, desain, dan konten.
1. Domain
Nama domain (domain name) adalah alamat situs web berupa Uniform Resource Locators (URL).
Sama seperti gedung dan rumah yang memiliki alamat jalan, halaman web juga memiliki alamat unik untuk membantu orang menemukannya di Internet. Alamat ini disebut URL berupa nama domain, misalnya senikomunikasi.com, katalisnet.com, atau romeltea.com.
Per definisi, mengurup Wikipedia, nama domain adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server komputer, seperti server web atau server surel, di jaringan komputer ataupun internet.
Nama domain berfungsi untuk mempermudah pengguna di internet pada saat melakukan akses ke server, selain juga dipakai untuk mengingat nama server yang dikunjungi tanpa harus mengenal deretan angka yang rumit yang dikenal sebagai alamat IP.
Nama domain ini juga dikenal sebagai sebuah kesatuan dari sebuah situs web seperti contohnya “wikipedia.org” atau “senikomunikasi.com”.
Memilih nama domain, URL, atau alamat situs web merupakan langkah pertama dalam manajemen website dalam tahap pembuatan website (web development).
Untuk website pribadi, Anda bisa memilih nama domain sesuai dengan nama asli atau nama panggilan Anda. Demikian juga untuk website lembaga atau organisasi, Anda bisa memilih nama domain sesuai dengan nama lembaga Anda.
Domain memiliki ekstensi di belakang namanya, seperti dot com (.com), dot net (.net), dot org (.org), dot co dot id (.co.id), dan dot id (.id).
Anda bisa memilih dan membeli nama domain di provider domain-hosting, seperti Niagahoster.
2. Hosting
Hosting –disebut juga website hosting, web hosting, atau web host– adalah tempat Anda menyimpan data dan konten website sehingga dapat diakses melalui internet.
File dan data website tersebut bisa berupa video, gambar, email, script, aplikasi, dan database.
Anda bisa membuat website dengan hosting gratis di Google, yaitu di Blogger. Namun, sebaiknya memiliki hosting sendiri. Anda bisa memilih paket hosting di provider web hosting.
Untuk paket hosting murah unlimited, Anda bisa cek di Niagahoster sekaligus membeli domainnya di sana.
Video Cara Membuat Website
3. Desain
Desain adalah tampilan website. Jika Anda membuat website menggunakan CMS WordPress, saat ini banyak sekali tema atau template desain web yang gratis ataupun berbayar (premium).
Untuk tema wordpress, tersedia ribuan desain tema yang bisa Anda unduh dan pasang secara gratis.
Untuk desain web lebih profesional, Anda bisa gunakan tema wordpress premium. Rekomendasi, saya sarankan Anda membeli tema premium di Kentooz.
Tema Bloggingpro adalah favorit saya, baik itu situs pribadi maupun situs beriita.
4. Konten
Setelah domain, hosting, dan desain selesai ditangani, maka saatnya Anda mengisinya dengan membuat konten.
Konten website bukan hanya postingan atau tulisan, tapi juga gambar, audio, dan video atau gabungan semuanya –multimedia.
Konten web juga mencakup navigasi web atau link menu terutama di bagian atas web (header).
Untuk navigasi menu yang lengkap, Anda harus membuat dulu kontennya dengan berbagai kategori atau topik. Jangan lupa membuat halaman statis berupa About dan Kontak.
Konten web disesuaikan dengan tujuan pembuatan website. Web lembaga, misalnya, tentu berisi profil, alamat kantor, struktur organisasi atau susunan pengurus, lalu pembaruan konten berupa berita, artikel, tips, dll.
Untuk konten web yang baik, lembaga Anda memerlukan kreator konten, terutama content writer dengan keterampilan menulis atau skill jurnalistik yang memadai.
SEO Konten Web
Konten web juga harus dioptimalkan agar mudah diindeks mesin pencari. Pengoptimalan konten web ini dikenal dengan Search Engine Optimization (SEO).
Content SEO adalah konten web yang dirancang untuk menduduki peringkat tertinggi di mesin pencarian seperti Google.
Anda bisa menerapka tips menulis konten SEO dari Wikihow. Google juga memberikan panduan SEO dalam Panduan Pengoptimalan Mesin Telusur.
Secara umum, ada dua jenis SEO website, yaitu SEO on-page dan SEO off-page. SEO konten termasuk on-page.
Demikian manajemen website, mulai dari pembuatan, desain, hingga cara mengisinya, plus SEO.*





