Pembicaraan dan Berita Politik
Political talk and news atau pembicaraan dan berita politik termasuk dalam kajian komunikasi plitik.
Pembicaraan Politik
Politik adalah pembicaraan (talk); kegiatan politik (‘berpolitik’) adalah berbicara (Mark Roelofs), yakni pembicaraan yengan kekuasaan, pengaruh, otoritas, dan konflik.
David VJ Bell: tiga jenis pembicaraan politik:
1. Pembicaraan kekuasaan.
Mempengaruhi orang lain dengan ancaman atau janji, juga suap dan pemerasan. Bentuknya yang khas: “Jika Anda melakukan X, maka saya akan melakukan Y”.
Kunci pembicaraan kekuasaan adalah bahwa “saya” punya cukup kemampuan untuk mendukung janji atau ancaman.
2. Pembicaraan pengaruh.
Nasihat, dorongan, permintaan, dan peringatan. “Jika Anda melalukan X, akan terjadi Y”.
3. Pembicaraan otoritas.
Pemberian perintah atau larangan. “Lakukan X” atau “Dilarang melakukan X”.
Politik juga adalah pembicaraan tentang konflik –kegiatan mengatur konflik yang sebagian besar dilakukan melalui pembicaraan.
Sifat Pembicaraan Politik
1. Kegiatan Simbolik
Lambang/kata-kata, hal yang dilambangkan, dan interpretasi yang menciptakan lambang yang bermakna: slogan, pidato, bendera, emblem, upacara, stabilitas, keadilan, hukum, dll.
2. Bahasa
Permainan Kata. Juga menyangkut segi vokal komunikasi nonverbal –intonasi, nada, tekanan, panjang, dan frekuensi jeda dalam pembicaraan. Diam juga melaksanakan fungsi linguistik.
3. Semiotika
Makna dan aturan permainan kata politik. Semiotika = teori umum tentang tanda dan bahasa dari tiga perspektif: semantika (studi tentang makna), sintaktika (kaidah dan struktur, tatabahasa), dan pragmatika (analisis penggunaan dan akibat permainan kata).
4. Meyakinkan dan membangkitkan massa.
5. Otoritas sosial: untuk peningkatan status.
6. Ungkapan personal: untuk identitas, e.q. “Saya seorang demokrat”.
7. Diskusi publik: pemberian informasi.
Berita Politik
Political news atau berita politik, sebagaimana namanya, adalah pemberitaan tentang politik, seperti kegiatan lembaga politik, parpol, pejabat, dan pemilu.
Pemerintah dan pers – sumber dan saluran komunikasi politik.
Berita adalah pemberian nama oleh jurnalis terhadap sebuah peristiwa; hanyalah apa yang oleh pers diterbitkan/disebarkan; laporan peristiwa yang aktual, faktual, penting, dan menarik serta bermanfaat bagi publik.
Berita politik merupakan kreasi gabungan antara jurnalis dan komunikator politik lain (politisi, profesional, dan jurubicara/aktivis).
Berita politik dipengaruhi oleh:
1. Organisasi pers/media –visi, misi, agenda, dan editorial policy.
2. Hubungan reporter dan pejabat.
3. Teknik penyajian berita.
Teknik Manajemen Berita Politik
1. Teknik Promosi – mengangkat kejadian menjadi peristiwa yang bernilai berita.
2. Konferensi Pers –terjadwal dan perjumpaan spontan dengan pers.
3. Briefing
4. Wawancara
5. Kebocoran
6. Sarana publisitas: siaran pers.
Hubungan Pemerintah-Pers
Pers disebut “musuh alami” (natural enemy) bagi pemerintah/penguasa karena ada fungsi social control dan “watch dog” dalam pers bagi pemerintah.
Empat Teori Pers Fred Siebert tentang hubungan pemerintah-pers:
1. Otoriter – dikendalikan penguasa/elite.
2. Libertarian – pers bebas.
3. Komunis – corong ideologi dan kebijakan rezim komunis.
4. Social responsibility – kebebasan bertanggungjawab, kritik sosial dan pendidikan masyarakat.
Halaman berikutnya: Opini Publik




