Tips Public Speaking
Berikut ini beberapa tips public speaking:
1. Persiapkan terlebih dahulu.
Gugup sebelum pidato Anda tidak berarti Anda akan melakukan pekerjaan yang buruk! Semua orang merasa gugup sebelum berbicara kepada orang banyak, tetapi selama Anda mempersiapkan sebelumnya dengan melatih presentasi Anda dengan orang-orang yang Anda rasa nyaman, Anda harus lebih dari siap untuk menyampaikannya!
2. Kenali audiens Anda.
Pelajari sebanyak mungkin audiens Anda untuk menyesuaikan pilihan kata, jumlah informasi, dan elemen lain dari pidato Anda.
Misalnya, jika Anda memberikan presentasi di kelas jurnalisme, sebaiknya pidato Anda singkat, to the point, dan santai. Anda bahkan dapat memasukkan beberapa referensi budaya pop, meme, atau lelucon untuk membuat pidato menjadi lebih menarik.
Sebaliknya, jika Anda berbicara tentang topik yang lebih serius (misalnya hukuman mati), maka Anda ingin mempertahankan nada yang lebih serius, bahkan jika itu untuk kelas.
3. Atur materi Anda.
Buat kerangka (outline) untuk presentasi Anda, termasuk topik, tujuan, ide umum, dan poin utama, untuk menarik perhatian audiens Anda langsung.
4. Perhatikan umpan balik dan beradaptasilah dengannya.
Apakah audiens Anda berjuang untuk mengikuti apa yang Anda katakan? Pelan-pelan! Apakah mereka menertawakan lelucon Anda? Teruskan!
5. Biarkan kepribadian Anda bersinar.
Audiens Anda akan sangat menyukai pidato Anda jika Anda bertindak seperti diri Anda sendiri. Kerjakan keanehan, tingkah laku, dan kepribadian Anda ke dalam pidato Anda dan Anda akan terlihat jauh lebih tulus.
6. Jangan membaca dari teks.
Membaca langsung dari skrip pidato pasti membuat Anda tidak memengaruhi orang banyak – Anda hanya akan tampak seperti robot yang membaca skrip.
Alih-alih membaca langsung dari catatan Anda, buatlah garis besar menyeluruh untuk memandu Anda melalui pidato Anda.
7. Manfaatkan komunikasi non-verbal.
Apa yang Anda lakukan dengan tangan dan suara Anda penting, sama seperti jenis isyarat nonverbal lainnya. Karena itu, pastikan untuk memperhatikan bagaimana Anda menggunakan bahasa tubuh Anda, sebaiknya dengan berlatih terlebih dahulu.
8.Tarik perhatian sejak awal.
Menyampaikan kisah pribadi, atau anekdot yang relevan, akan membantu Anda menarik perhatian audiens sejak awal.
Hindari mengatakan sesuatu yang umum seperti “inilah yang akan saya bicarakan hari ini.”
9. Akhiri secara dinamis.
Suka atau tidak suka, kebanyakan orang akan mengingat kesimpulan presentasi Anda lebih dari apa pun. Buat itu mudah diingat dengan memasukkan pernyataan yang kuat.
10. Manfaatkan alat bantu audio-visual.
Audio dan visual, seperti video yang relevan dengan ucapan Anda atau musik yang terkait dengan apa yang Anda katakan, dapat memperkuat pesan Anda. Namun, gunakan ini dengan hemat, Anda tidak ingin mengganggu atau membuat audiens Anda kewalahan.




