Pengertian Web Content dan Jenis-Jenis Konten Web

Komunikasi Praktis

Website merupakan media baru sebagai sarana publikasi informasi dan komunikasi online. Berikut ini Pengertian Web Content, Website Content, Konten Web, atau Isi Situs Web.

Pengertian  Web Content dan Jenis-Jenis Konten Web

Pengertian Web Content

Situs web atau website adalah halaman yang ada di internet. Umumnya, sebuah website berisi informasi.

Isi web dikenal dengan istilah web content atau isi web. Baca Juga: Pengertian Konten dan Jenis-Jenisnya.

Konten web adalah konten tekstual, visual, atau aural yang ditemui sebagai bagian dari pengalaman pengguna di situs web. Ini mungkin termasuk—antara lain—teks, gambar, suara, video, dan animasi.

Konten web mengacu pada konten tekstual, aural, atau visual yang dipublikasikan di situs web. Konten berarti elemen kreatif apa pun, misalnya, teks, aplikasi, gambar, pesan email yang diarsipkan, data, layanan elektronik, file audio dan video, dan sebagainya.

Dalam Arsitektur Informasi untuk World Wide Web, Lou Rosenfeld dan Peter Morville menulis: 

“Kami mendefinisikan konten secara luas sebagai ‘hal-hal di situs Web Anda.’ Ini mungkin termasuk dokumen, data, aplikasi, layanan elektronik, gambar, file audio dan video, halaman Web pribadi, pesan email yang diarsipkan, dan banyak lagi. Dan kami menyertakan hal-hal masa depan serta hal-hal sekarang.”

Konten web adalah kunci di balik generasi lalu lintas ke situs web. Membuat konten yang menarik dan mengaturnya ke dalam berbagai kategori untuk navigasi yang mudah adalah yang paling penting untuk situs web yang sukses. 

Penting juga untuk mengoptimalkan konten web untuk mesin pencari (SEO) sehingga merespon kata kunci yang digunakan untuk pencarian.

Jenis-Jenis Konten Web

Techopedia Menjelaskan Konten Web sebagai berikut.

1. Teks

Teks atau tulisan ditambahkan di halaman web sebagai blok teks atau di dalam gambar. Konten tertulis terbaik adalah konten web tekstual unik yang bebas dari plagiarisme. 

Konten web yang ditambahkan sebagai teks juga dapat menyertakan tautan internal yang baik yang membantu pembaca mendapatkan akses ke lebih banyak informasi.

Dalam perspektif jurnalistik, konten web berupa teks (tulisan) terdiri dari berita, opini, dan feature. Tips termasuk jenis feature. Ada juga tulisan kreatif seperti esai.

2. Multimedia

Jenis lain dari konten web adalah multimedia. Sederhananya, multimedia mengacu pada konten apa pun yang bukan teks; beberapa contoh antara lain:

3. Animasi

Animasi dapat ditambahkan dengan bantuan Flash, Ajax, gambar GIF serta alat animasi lainnya.

4. Gambar

Gambar dianggap sebagai opsi paling populer untuk menggabungkan multimedia ke situs web. 

Clip art, foto, atau bahkan gambar dapat dibuat dengan menggunakan pemindai atau editor grafis. Disarankan untuk mengoptimalkan gambar sehingga pengguna dapat mengunduhnya dengan cepat.

5. Audio

Berbagai jenis file audio dapat ditambahkan sebagai bagian dari konten web untuk meningkatkan kinerja situs web.

6. Video

Video adalah konten multimedia paling populer; namun, saat menambahkan file video, penerbit harus memastikan bahwa file tersebut efisien di berbagai browser.

Manajemen konten web

Manajemen konten web (WCM) sangat penting untuk menjalankan situs web dengan sukses. Untuk mengelola konten web, penerbit harus mengatur konten sesuai dengan kebutuhan audiens.

Ini termasuk penggunaan konten umum, terminologi, dan pemosisian; navigasi yang konsisten; manajemen tautan; dan akhirnya aplikasi metadata. Ada berbagai macam alat WCM yang tersedia untuk menangani konten web secara efektif.

Internet dimulai dengan proyek penelitian Pemerintah AS pada akhir 1950-an, web dalam bentuknya yang sekarang tidak muncul di Internet sampai setelah Tim Berners-Lee dan rekan-rekannya di laboratorium Eropa (CERN) mengusulkan konsep menghubungkan dokumen dengan hiperteks. 

Tapi tidak sampai Mosaic, cikal bakal Netscape Navigator yang terkenal muncul, Internet menjadi lebih dari sekedar sistem penyajian file.

Penggunaan hypertext, hyperlink, dan model berbagi informasi berbasis halaman, yang diperkenalkan dengan Mosaic dan kemudian Netscape, membantu mendefinisikan konten web, dan pembentukan situs web. Saat ini, situs web dikategorikan terutama sebagai jenis situs web tertentu menurut konten yang dikandung situs web.

Konten web didominasi oleh konsep “halaman”, dimulai dalam lingkungan akademis, dan dalam pengaturan yang didominasi oleh halaman yang ditulis dengan ketik, gagasan web adalah untuk menghubungkan secara langsung dari satu makalah akademik ke makalah akademik lainnya. 

Ini adalah ide yang benar-benar revolusioner di akhir 1980-an dan awal 1990-an ketika tautan terbaik yang dapat dibuat adalah mengutip referensi dalam kertas yang diketik dan menyebutkan referensi itu di bagian bawah halaman atau di halaman terakhir makalah akademis. .

Sumber: Technopedia, Wikipedia

Response (1)

Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *