Humas  

Cara Menulis Press Release

Komunikasi Praktis
Cara Menulis Press Release

Press release adalah informasi –biasanya berupa naskah berita– yang dibuat oleh Public Relations (PR) atau Hubungan Masyarakat (Humas) suatu organisasi, perusahaan, atau instansi yang disampaikan kepada media massa untuk dipublikasikan dalam media massa tersebut.

Pengertian Press Release

Press release disebut juga siaran pers, siaran berita (news release), atau biasa disingkat rilis saja.

Siaran pers adalah berita pendek, berita menarik yang ditulis oleh seorang profesional hubungan masyarakat dan dikirim ke anggota media yang ditargetkan. Tujuan dari siaran pers adalah untuk menarik minat jurnalis atau publikasi.

Siaran pers adalah pernyataan resmi yang disampaikan kepada anggota media berita untuk tujuan memberikan informasi, pernyataan resmi, atau membuat pengumuman.

Siaran pers secara tradisional terdiri dari sembilan elemen struktural, termasuk informasi utama, pengantar, tubuh, dan lainnya. (Wikipedia).

Rilis = Berita

Cara menulis press release sama dengan teknik menulis naskah berita (news). Naskah siaran pers pada dasarnya sama dengan naskah berita berita –khususnya berita langsung (straight news) yang mengandung unsur 5W+1H: 

  1. What (Apa yang terjadi), 
  2. Who (Siapa pelaku atau orang yang terlibat dalam kejadian itu), 
  3. Why (Kenapa hal itu terjadi), 
  4. When (Kapan kejadiannya), 
  5. Where (Di mana terjadinya), 
  6. How (Bagaimana proses kejadiannya).

Rilis juga harus bernilai berita (news values):

  1. Aktual
  2. Faktual
  3. Penting
  4. Menarik.

Struktur Naskah Rilis

Struktur naskah rilis sama dengan berita, yakni terdiri dari:

  1. Judul (head)
  2. Teras (lead)
  3. Isi (body).
Namun, karena naskah rilis sifatnya resmi dari lembaga, maka di bagian awal dan akhir naskah ada tambahan sebagai berikut:
  1. Nama dan alamat lembaga.
  2. Contact Person untuk konformasi.

Prinsip Penulisan Rilis

Prinsip penulisan rilis antara lain:

  1. Mengedepankan fakta terpenting (model piramida terbalik, inverted pyramid) 
  2. Tidak mencampurkan fakta dan opini
  3. Tidak bernama iklan atau promosi –hanya menyajikan fakta dalam unsur 5W+1H.

Cara Menulis Press Release

Sebagaimana menulis berita, berikut ini teknik menulis rilis:

1. Judul 
Judul rilis berupa kalimat lengkap, minimal Subjek + Predikat, dan menggunakan kalimat aktif. Judul berita biasanya diubah oleh wartawan atau editor media yang mempublikasikan rilis sesuai dengan sudut pandang (angle) yang dipilih media tersebut.

2. Teras 

Teras atau alinea pertama dalam naskah rilis sebaiknya mengedepankan subjek/pelaku dalam formula who does what; siapa melakukan apa, kapan, di mana, kenapa, dan bagaimana. 
3. Isi
Bagian isi rilis berupa penjelasan unsur why dan how dan/atau detail unsur yang sudah dikemukakan dalam teras.

Press Release New Website Template | by Business-in-a-Box™

Tips Menulis Rilis

  1. Pelajari gaya bahasa media yang menjadi target pengiriman rilis.
  2. Tulislah siaran pers dengan gaya media tersebut. 
  3. Pilih judul yang positif (aktif), bukan pasif. 
  4. Paragraf pertama (lead) harus jelas dan ringkas. 
  5. Gunakan bahasa jurnalistik –ringkas dan lugas, kalimat dan paragraf pendek-pendek, hindari anak kalimat. 
  6. Tulislah fakta & data saja, bukan opini/pandangan. 
  7. Ketiklah hanya pada satu sisi kertas (jika dicetak) 
  8. Selalu beri tanggal. 
  9. Selalu cantumkan nama kontak dan nomor telepon bagian akhir naskah. 
  10. Gunakan kertas surat resmi & cantumkan label “Siaran Pers” di bawah logo/sebelum naskah. 
  11. Pelajari editorial policy, frekuensi penerbitan, tanggal/tenggat terbit, deadline, daerah sirkulasi, serta jangkauan dan segmen pembaca. 

Teknis Pengiriman Rilis

Teknis pengiriman rilis bisa melalui mail, faks, pos, bisa ditujukan kepada wartawan yang sudah dikenal, dan jangan lupa kofirmasi via telepon.
Di era internet ini, rilis bisa dimuat di website resmi lembaga dalam kategori khusus “Press Release” dan dibagikan di media sosial. 
Meski sudah dimuat di website, sebaiknya tetap melakukan kontak dengan pihak media atau wartawan untuk memberitahukan adanya rilis tersebut.
Demikian panduan ringkas cara menulis press release.*

Response (1)

  1. Terima kasih sharingnya.
    Sangat merefresh cara pandang membuat news release/press release untuk tempat saya bekerja agar "back to basic"

    Jujur saja,
    Sering atasan maunya berita perusahaan terbit di media. Namun memaksakan isi news release yang 'jualan thok'.

    Salam
    Luki Tantra

Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *